SUMBER DAYA ALAM
Makhluk hidup dalam kesehariannya pasti memerlukan berbagai kebutuhan hidup, di bumi sebagai alam yang kita tempati memiliki berbagai macam sumber daya alam yang dapat digunakan makhluk hidup dalam menunjang kebutuhan hidup, kita sebagai manusia pun tidak luput dari penggunaan sumber daya alam mulai dari kebutuhan sandang, pangan, maupun papan. Baik penggunaan secara langsung maupun dengan pengelolaan terlebih dahulu. sumber daya alam adalah keanekaragaman hayati.keanekaragaman hayati ini bersifat dinamis dan dapat diperbaharui. Di sisi lain ada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.sumber daya alam memiliki fungsi yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan makhluk hidup dan mempunya perbedaan sumber daya alam di beberapa daerah.
A. Pengertian Sumber Daya Alam
Alam pada prinsipnya mempunyai sifat diversitas atau beraneka ragam, namun tetap berada pada kondisi serasi dan seimbang. Semua sumber daya alam, baik biotik maupun abiotik dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia. Hewan, tumbuhan, dan mikroba merupakan sumber daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnyamerupakan sumber daya alam non hayati. Pemanfaatan sumber daya alam selayaknya diikuti oleh pemeliharaan dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.
Sumber daya alam (SDA) adalah potensi sumber daya alam yang ada di alam, seperti air, udara, tanah, matahari, dan alam kehidupannya yang dapat didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan hidup manusia.[1]Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan untuk keperluan hidup manusia. Sumber daya alam ada yang langsung diperoleh, misalnya udara, tumbuhan yang dapat dikonsumsi, dan ada yang tidak langsung diperoleh, seperti bahan bakar minyak, besi, tembaga, dan lain-lain.[2]
Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan unttuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera. Dengan kata lain, semua keyakayaan bumi baik baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja sperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan ruang dengan benda dan makhluk hidup di dalamnya termasuk manusia dan perlikakunya yang mempengaruhi keberlangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup yang lainnya. Lingkungan hidup mencakup ekosistem, perilaku sosial, budaya, dan juga udara yang ada/ perlilaku manusia dalam maemanfaatkan sumber daya alam yang dapat mempengaruhi lingkungan hidup.[3]
Sumber daya alam terbagi dua yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya ala nonhayati. Sumber daya alam hayati disebut juga sumber daya alam biotik yaitu semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) berupa makhluk hidup. Sementara itu, sumber daya alam nonhayati atau sumber daya alam abiotik adalah semua kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia berupa benda mati.
Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alam. Kekayaan alam Indonesia terdapat di permukaan bumi, dalam perut bumi, laut, dan udara. Sumber daya alam tersebut telah banyak memberikan manfaat kepada manusia.[4]
B. Klasifikasi Sumber Daya Alam
Bumi sampai saat ini telah menunjukkan kemampuannya untuk memberikan kehidupan bagi makhluk penghuninya. Hal ini disebabkan terdapat sumber daya alam yang dapat dipergunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dari sekian banyak sumber daya alam yang terdapat, kita dapat mengkelompok menjadi dua golongan, yaitu pertama sumber daya alam berupa makhluk hidup (sumber daya alam biotik) dan kedua adalah sumber daya alam berupa benda tak hidup (sumber daya alam abiotik).
Sumber daya alam biotik meliputi hewan liar maupun piaraan, hutan dan tumbuhan lainnya. Sumber ini mempunyai sifat dapat memperbaharui diri, artinya dapat memperbanyak diri dengan cara berkembang biak. Oleh karena sifat tersebut diatas, sumber daya alam biotik sering pula dinamakan reneweble resources.[5]Sumber data alam abiotik tidak mempunyai kemampuan memperbanyak diri atau bertambah banyak dan disebut non renewable resources. Sebagai contoh sumber daya alam abiotik ini ialah minyak bumi, barang tambang atau mineral seperti batubara, tembaga, nikel, dan lain-lain.
Sehubungan dengan sifat sumber daya alam tersebut di atas, maka hendaknya manusia bijaksana dalam penggunaan, khususnya terhadap alam abiotik. Kita ketahui bahwa adanya sumber daya alam abiotik pada bumi terbatas. Sekali kita menghabiskan sumber daya alam tersebut, maka habislah sudah persediaan yang terdapat dalam kerak bumi. Dengan kata lain manusia harus menghemat persediaan sumber daya alam abiotik agar bumi dapat lebih lama lagi dapat mendukung kehidupan dipermukaan bumi ini. Apalagi kalau kita lihat bahwa kahidupan penduduk masih terus berlangsung sehingga dengan sendirinya kebutuhan akan sumber daya alam tersebut akan meningkat pula.
Walaupun sumber daya alam biotik dapat diperbaharui diri tidaklah berarti manusia mempergunakan sumber daya alam biotik semena-mena. Kita tidak boleh menghabiskan tumbuhan atau hewan yang dapat kita pergunakan sebagai bahan makanan. Kita harus memberi kesempatan pada hewan atau tumbuhan untuk memperbaharui dirinya atau memperbanyak diri. Sebab kalau jenis hewan atau tumbuhan lenyap dari permukaan bumi, maka jangan diharapkan jenis tersebut akan muncul kembali dikemudian hari. Semuanya itu mencerminkan keterbatasan sumber daya alamyang terdapat pada bumi ini.[6]
Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
1. Sumber daya alam kekal atau tidak habis pakai, contoh: energi cahaya matahari, ombak, air laut, pasir, arus air, sungai, dan angin.[7]
2. SDA yang tidak dapat diperbarui
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui itu contohnya barang tambang yanga da dalam perut bumi seperti minyak bumi, batu bara, timah dan nikel. Kita harus menggunakan SDA ini seefisien mungkin. Sebab, seperti batu bara, baru akan terbentuk setelah jutaan tahun kemudian.[8]Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaruia ialah sumber daya alam yang apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Biasanya sumber saya alam yang tidak dapt diperbarui bersak dari barang tambang (minyak bumi dan batu bara) dan bahan galian (emas, perak, nikel dan lain-lain).[9]
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Contohnya adalah bahan bakar alam fosil (batu bara, minyak bumi), besi nikel, tembaga, emas aluminium, marmer, dan kuarsa. Bahan ini tersedia dalam jumlah yang terbatas dan tak dapat digantikan. Karena jumlah yang tersedia di bumi amat terbatas, maka penggunaan secara hemat oleh manusia sangat menentukan ketersediaan bahan tersebut. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dapat dikelompokkan sesuai sifatnya berikut ini. [10]
a) Tidak dapat didaur ulang, sekali pakai habis. Contoh: batu bara, minyak bumi, dan gas alam.
b) Dapat didaur ulang, sehingga dapat memperpanjang persediaan. Contoh : kaca, besi, tembaga, dan alumunium.
3. SDA yang dapat diperbarui
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui meliputi air, tanah, tumbuhan dan hewan. Ini harus kita jaga kelestariannya agar tidak merusak keseimbangan ekosistem.[11]Sumber daya alam yang dapet diperbarui adalah sumber daya alam yang dapat dibuat kembali secara alamiah dan atau secara alamiah mengalami daur biogeokimia, misalkan melalui reproduksi, baik reproduksi secara generatif dan atau melalui siklus materi. Sumber daya alam yang dapat diperbarui ini dapat diusahakan kembali keberdaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus menerus.[12]
Sumber daya alam hayati dapat diperbaharui karena mampu memperbaiki diri sendiri yang rusak atau regenerasi dan mampu berkembang biak, tetapi bila pengambilan ya oleh manusia melampaui kemampuan regenerasi dan reproduksinya, maka kemampuan untuk memperbaiki diri dan memperbanyak diri.[13]
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Sumber daya alam ini dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a) Sumber daya alam non hayati, contoh: udara, air, dan tanah.
b) Sumber daya alam hayati. Contoh: flora, fauna, dan detrivor.[14]
Menurut potensi penggunaanya, sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk sebagai berikut.
1. Sumber daya alam materi; merupakan sumber saya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalkan batu, besi, emas, kayu, serta kapas, rosela, dan sebagainya.
2. Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, inya bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut, kincir angin, dan lain-lain.
3. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.[15]
SDA juga dapat dibagi menjadi dua berdasarkan jenisnya yaitu SDA hayati dan non-hayati:
1. SDA hayati adalah SDA yang berasal dari makhluk hidup (biotik). Seperti: hasil pertanian, perkebunan, pertambakan dan perikanan.
2. SDA non-hayati adalah SDA yang bersal dari makhluk tak hidup (abiotik). Seperti: air, tanah, barang-barang tambang.[16]
Ada pula membagi sumber daya alam menjadi empat bagian yakni :
1. Sumber daya alam hayati. Contohnya tumbuhan, hewan, dan mikro oraganisme.
2. Sumber daya alam non hayati. Contoh batu bara, emas, pasir, tanah, minyak bumi, dan lain-lain.
3. Sumber daya alam buatan. Contohnya gedung, kendaraan, semen, pabrik, dan lain-lain.
4. Sumber daya alam manusia. Contohnya pria dan wanita.[17]
C. Manfaat Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah merupakan hasil yang dianugrahkan Tuhan kepada seluruh makhluk hidup terutama manusia agar dapat dimanfaatkan secara baik dan benar. Sumber daya alam dapat digunakan untuk mendukung kesejahteraan makhluk hidup dan manusia. Selain itu sumber daya alam dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia pada umumnya. Beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam sumber daya alam antara lain sebagai berikut.
1. Nilai konsumtif
Flora dan fauna memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan, perumahan, dan kesehatan.
2. Nilai biologi
Sumber daya alam hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk manusia.
3. Nilai ekonomi
Sumber daya alam hayati dapat menghasilkan produk berupa materi atau jasa yang dapat ditukar dengan uang.
4. Nilai ekologi
Sumber daya alam memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem.
5. Nilai ilmiah
Sumber daya alam dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
6. Nilai budaya
Sumber daya alam hayati dapat memberikan kebanggaan karena keindahan atau kekhasannya.
7. Nilai estetika
Sumber daya alam dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia.[18]
Pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan jenisnya dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Hutan
Hutan di Indonesia dikenal sebagai jambrud katulistiwa. Sumber daya ala yang berasal dari hutan, misalnya bermacam-macam jenis kayu dan hewan-hewan liar.
2. Laut
Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut. Di dalam laut tersimpan sumber daya alam berupa hewan dan tumbuhan laut. Berbagai jenis hewan laut, seperti ikan, udang, kepiting, cumi-cumi, dan kerang, merupakan sumber makanan yang mengandung protein bagi manusia. Kerang dapat .menghasilkan mutiara. Mutiara dihasilkan kotoran atau benda asing yang masuk dalam kerang. Kotoran ini kemudian terbungkus air kerang dalam jangka waktu tertentu. Tumbuhan laut juga banyak dimanfaatkan oleh manusia.
Selain hewan dan tumbuhan, air laut juga banyak memberi manfaat kepada manusia. Air laut yang bersa asin dapat dibuat garam. Garam sangat bermanfaat bagi kesehatan. garam banyak mengandung yodium. yodium dapat mencegah penyakit gondok. Selin itu, garam juga dapat digunakan sebagai bumbu dapur.
3. Sungai
Sumber daya alam yang bersal dari sungai misalnya berbagai ikan air tawar, tumbuhan air, batu-batuan, dan pasir. Batu dan pasir dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Air sungai juga dapat dimanfaat untuk membuat PLTA (pembangkit listrik tenaga air).
4. Tanah
Bumi kita ini terdiri atas lapisan tanah dan batuan. Tanah di permukaan bimu dimanfaatkan untuk bercocok tanam karena mengandung banyak humus. Tanah liat digunakan untuk membuat batu bata. Pada lapisan tanah yang lebih dalam, dapat ditemukan bahan mineral. Bahan mineral tersebut bahan logam dan baha bukan logam. Mineral logam contonya nikel, besi, tembaga, aluminium, timah, emas, dan perak. Bahan tersebut dih=gunakan untuk membuat berbagai alat dapur, kabel listrik, perkakas, alat bengkel, dan perhiasan.
Sumber daya alam dalam lapisan tanah ada yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Contohnya, batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Sumber daya alam ini berbentuk dari hewan atau tumbuhan yang telah terbukur dalam lapisan tanah jutaan tahun lalu. Batu bara dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik, kompor arang, dan tungku peleburan logam.[19]
D. Faktor-faktor Pembeda Sumbe Daya Alam
Selain dari klasifikasi sumber daya alam yang telah dijelaskan sebelumnya sumber daya alam juga dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor. Diantara faktor-faktor yang membedakan sumber daya alam tersebut adalah:[20]
a. Sumber daya alamnya;
b. Persebaran sumber daya alamnya;
c. Tujuan penggunaan sumber daya alamnya;
d. Ketersediaannya;
e. Sifat dari sumber daya alamnya;
f. Jenis asal sumber daya alamnya
g. Berdasarkan bentuknya.[21]
1. Sumber daya alam berdasarkan sumbernya
Berdasarkan sumbernya maka sumber daya alam dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
a. Sumberdaya alam biotik (organik) adah sumber daya alam yang bersal dari makhluk hidup. Di antaranya sumber daya alam yang termasuk ke dalam sumber daya alam biotik adalah kayu, hewan, batu bara, minyak bumi, dan mamer, dan lain sebagainya.
b. Sumber daya alam abiotik (anorganik) adalah sumber daya alam yang bersal bukan dari makhluk hidup misalnya timah, dan besi.[22]
2. Sumber daya alam berdasarkan perseberannya
Berdasarkan persebarannya maka sumber daya alam dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sumber daya alam yang terdapat dimana-mana dan sumber daya alam yang hanya ditemukan di daerah tertentu saja.
a. Sumber daya alam yang terdapat dimana-mana misalnya sinar matahari, air, udara, areal pertanian, dan hutan.
b. Sumber daya alam yang hanya terdapat di daerah tertentu saja, misalnya tambang uranium, tambang batu bara, dan tambang emas.[23]
3. Sumber daya alam berdasarkan tujuan pemanfaatnya
Berdasarkan tujuan sumber daya alam dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
a.sumber daya ala bahan industri, sumber daya alam jenis ini adalah sumber daya alam yang umumnya digunakan sebagai bahandasar atas bahan baku industri misalnya tanah liat, belerang, pasir, dan lain-lain.[24]
b. Sumber daya alam bahan pangan. Sumber daya alam jenis ini adalah sumber daya alam yang digunakan sebagai bahan pangan baik langsung maupun melalui pengelolaan terlebih dahulu misalnya padi, jagung, kedelai, kentang, dan masih banyak lagi yang lain.[25]
c.Sumber daya alam bahan sandang. Sumber daya alam jenis ini adalah sumber daya lan yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan sandang misalhnya sutra dan kapas.[26]
4. Sumber daya alam berdasarkan ketersediaanya
Berdasarkan ketersediaannya, maka sumber daya alam ini dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources).
a. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable natural resources). Sumber daya alam yang dapat siperbaharui adalah sumber daya alam yang dapat terus diperbaharui adlaah sumber daya alam yang dapat terus diusahakan keberadaannya atau dapat dilestarikan. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui, anata lain berasal dari tanah, seperti hasil pertanian, perhutanan, dan perkebunan yang sangat bermanfaat untuk manusia, diantaranya misalnya karet sebagai bahan baku pembuatan ban, kapas sebagai bahan baku tekstil, tembakau sebagai bahan baku rokok atau obat, dan sebagainya.[27]
b. Sumber daya alam yang tidak dpat diperbaharui (unrenewable natural resources). Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang akan habis jika terus menerus digunakan atau sulit dijaga kelestariaannya, karena membutuhkan waktu yang sangat lama dalam proses pembentukannya. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan kemungkinan akan habs adalah hasil tambang. Diantaranya sebagai berikut:
1) Batu bara, banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan industri dan rumah tangga.
2) Minyak bumi, digunakan sebagai bahan bakar minyak.
3) Vaselin untuk bahan obat (salep).
4) Parafin untuk bahan pembuatan lilin.
5) Aspal untuk bahan pembuatan lilin.
6) Aspal untuk bahan pembuatan jalan.
7) Biji besi dimanfaatkan untuk peralatan rumah tangga dan pertanian.
8) Bauksit bermanfaat sebagai bahan dasar pembuatan alumanium.
9) Emas dan perak untuk perhiasan.
10) Marmer untuk bahan bangunan rumah atau gedung.[28]
5. Sumber daya alm berdasarkan sifat
Sumber daya alam berdasarkan pada sifatnya dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu:
a. Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut terbarukan karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).[29]
b. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya minyak tanah, gas bumi, batu bara, dan bahan tambang lainnya.
c. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya udara, matahari, energi pasang surut, dan energi laut.[30]
6. Sumber daya alam berdasarkan bentuknya
Sumber daya alam berdasarkan bentuk dapat dikelompokkan ke dalam lima kelompok yaitu:
a. Sumber daya lahan atau tanah.
b. Sumber daya hutan.
c. Sumber daya air.
d. Sumber daya laut.
e. Sumber daya mineral.
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia tentang lingkungan hidup No. 4 Tahun 1982 sumber daya alam dapat dikelompokkan empat kategori utama yaitu:[31]
1. Sumber daya manusia.
2. Sumber daya alam hayati.
3. Sumber daya alam non hayati.
4. Sumber daya buatan.[32]
DAFTAR PUSTAKA
Fitriana Anisyah. 2013. Kharisma (Biologi untuk SMA). Banyu Agung: CV. HaKa
Wijaya Nyoman. 2014. Biologi dan Lingkungan.Yogyakarta: Plantaxia.
Jasin Maskoeri. 2000. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Muhammad Kadri. 2017. Ilmu alamiah dasar. Tirastmart: Januati.
Wulandari Fitria. 2006. Buku Ajar Ilmu Kealaman Dasar Sidoarjo: Program Penulisan dan Penerbitan Buku Ajar.
Zulkifli Arif. 2014. Dasar-Dasar Ilmu Lingkungan. Jakarta: Salemba Teknika.
[2] Anisyah Fitriana, S.Si dkk, Kharisma (Biologi untuk SMA) (Banyu Agung: CV. HaKa MJ 2013), hlm. 6.
[3] Fitria Eka Wulandari - Ria Wulandari - Septi Budi Sartika - Sutarman, Buku Ajar Ilmu Kealaman Dasar (Sidoarjo: Program Penulisan dan Penerbitan Buku Ajar, 2016), hlm. 60.
[4]Arif Zulkifli, Dasar-Dasar Ilmu Lingkungan, (Jakarta: Salemba Teknika, 2014), hlm. 27.
[21]Muhammad Kadri, Op. Cit, hlm. 99.
0 Response to "SUMBER DAYA ALAM"
Posting Komentar